
10 playsThis is a very beautiful song from my favorite band ever. I love this song and I love them. :’)
“Setapak Sriwedari” by Maliq & D’Essentials
Lihat langit di atas selepas hujan reda
Dan kau lihat pelangi
Seperti kau di sini hadirkan sriwedari
Dalam suka duniawiDan kita berpijak lalu
Kau merasakan yang sama sepertikuSuara hati kita bergema melantunkan nada-nada
Melagu tanpa berkata seperti syair tak beraksaraLihat fajar merona memandangi kita
Seakan tahu cerita
Tentang semua rasa yang ingin kita bawa
Tanpa ada rahasiaDan kita melangkah untuk
Lebih jauh lagi, lebih jauh lagiSuara hati kita bergema melantunkan nada-nada
Melagu tanpa berkata seperti syair tak beraksaraSetapak di taman sriwedari
Setapak sriwedari denganmuDan kita berpijak lalu
Dan kita melangkah untuk
Lebih jauh lagi, lebih jauh lagiSuara hati kita bergema melantunkan nada-nada
Melagu tanpa berkata
Irama hati kita bernada, merayu tanpa bicara
Melagu tanpa berkata seperti syair tak beraksara
Seperti puisi tanpa rima, seperti itu aku padamu(setapak di taman sriwedari) seperti itu aku padamu
(setapak sriwedari denganmu) seperti itu aku padamu
"Sujudlah dan sembahlah Tuhanmu, sampai hatimu merasa yakin."
-QS. Al Hijr: 98-99 (via kuntawiaji)
**mujarab banget disaat merasa galau**
(via behindofme)
The Chronicles of a Chlorophilic: Introducing Tari Kehidupan
There is a Javanese saying: “Wong urip iku mung mampir ngombe.” It means a living mortal is but a brief moment to drink water. We are born into life and placed on earth for a limited amount of time. Amidst mundane activities, at times we ask: why are we here?
In Javanese…





